IHSANULFIKRI.COM – Kali ini gua bakalan bongkar 6 cara menghemat budget google Ads dengan Filter Search Terms biar campaign lo makin efektif.
Seringkali iklan kita boncos adalah karena kita “males” nyortir keyword di Search Terms atau istilah penelusuran. Ibaratnya ya. Kita masukin semua bahan ke panci tanpa misahin mana yang bagus mana yang busuk. Hasilnya? Rasa masakan jadi ancur.
Google Ads juga gitu. Kalo lo gak nyortir Search Terms (kata kunci yang beneran diketik orang), lo sama aja kayak masak nasi pake beras campur kerikil.
“Kan datanya terbatas sekarang, Gan?”
Emang. Tapi Google masih ngasih kita “saringan”. Namanya FILTER. Ini senjata rahasia yang jarang dipake orang, padahal ampuh banget buat misahin “beras” dari “kerikil”.
1. Filter Keyword Satu Kata yang Tidak Relevan
Keyword tunggal itu kayak ampas kopi. Gak ada sarinya. Orang ngetik “kopi” doang, niatnya apa? Bisa jadi cuma mau liat gambar, nyari sejarah, atau bahkan nyari lirik lagu. Kalo lo jualan “biji kopi arabika”, ngiklan ke mereka itu buang-buang duit.

Cara filternya:
Masuk ke Search Terms Report. Pasang resep filter ini: Search term -> does not contain -> ” ” (ketik spasi di dalam kutip).
Langsung keliatan semua keyword ampas yang cuma satu kata. Cek satu-satu. Mana yang 100% gak ada niat beli, langsung tendang ke Negative Keywords.
2. Gunakan Data Signifikan untuk Mengambil Keputusan
Liat keyword baru jalan 2 hari, abis 15 ribu, belum ada penjualan, langsung lo vonis mati. Wah, ini zalim namanya. Bisa jadi dia butuh lebih banyak waktu dan data buat buktiin diri. Jangan ambil keputusan pake emosi!

Cara filternya:
Contoh: Clicks > 30 DAN Cost > 100000 DAN Conversions = 0.
Artinya, lo cuma akan “menghukum mati” keyword yang udah terbukti secara statistik (dapet banyak klik, udah makan biaya lumayan) emang bener-bener mandul.
3. Temukan Ide Konten SEO dari Search Term Berperforma Rendah
Kadang lo nemu keyword aneh. Banyak yang ngeklik, tapi gak ada yang beli. Contoh: “tips merawat jaket kulit”. Kalo lo jualan jaket kulit, ngiklan ke sini itu boros. Niat mereka cari info, bukan belanja.

Cara filternya:
Pasang filter: CTR > 4% (atau angka CTR bagus versi lo) DAN Conversions = 0.
Daftar keyword yang muncul itu bukan sampah, tapi bibit emas buat konten SEO! Kasih daftar itu ke tim penulis lo. Suruh mereka bikin artikel atau video dengan judul-judul itu. Lo dapet traffic gratis, brand lo makin dikenal sebagai ahli. Cerdas!
5. Blokir Pencarian yang Tidak Mengandung Kata Kunci Utama
Bayangin lo bikin pesta khusus “pecinta sate”, eh yang dateng malah rombongan “vegan”. Gak nyambung, kan? Di Google Ads juga gitu. Lo jualan “jasa desain logo”, tapi yang dateng orang yang nyari “aplikasi desain gratis”. Mereka tamu tak diundang yang ngabisin makanan (budget) lo.

Cara filternya:
Filter pake jurus pengecualian. Contoh, kalo bisnis lo “jasa desain logo”: Search term -> does not contain -> “jasa” DAN does not contain -> “desainer”.
Filter ini akan memunculkan semua pencarian yang gak ada hubungannya sama “jasa” atau “desainer”. Lo bakal kaget liat betapa banyaknya “tamu tak diundang” di campaign lo. Usir mereka dengan Negative Keywords.
5.Optimalkan Penargetan Lokasi dengan Filter
Jasa lo cuma buat area “Bandung”, tapi iklan lo nongol terus di “Cimahi”, “Lembang”, bahkan “Garut”. Ini kayak sebar brosur di kota yang salah. Sia-sia.

Cara filternya:
Filter berdasarkan lokasi yang tidak diinginkan. Search term -> contains -> “Cimahi”. Lakukan untuk kota-kota lain di luar jangkauan lo. Semua nama kota itu, masukin ke daftar Negative Keywords. Pasang pagar gaib biar budget lo gak bocor ke wilayah lain.
6. Analisis & Perbaiki Search Term dengan CTR Rendah
Iklan lo mejeng terus di mana-mana (impresi tinggi), tapi dicuekin, gak ada yang mau ngeklik (CTR rendah). Ini kayak buka toko di mall paling rame, tapi gak ada satu pun yang mau masuk. Pasti ada yang salah sama etalase (teks iklan) lo.

Cara filternya:
Pasang filter: Impressions > 1000 (misalnya) DAN CTR < 1%.
Keyword yang muncul di sini adalah alarm kebakaran. Artinya, penawaran di iklan lo gak menarik atau gak relevan buat orang yang liat. Segera investigasi! Apakah teks iklannya salah? Atau mungkin keyword itu harusnya punya Ad Group sendiri yang lebih spesifik?
Nah itu dia 6 Cara Menghemat Budget Google Ads dengan Filter Search Terms biar campaign lo makin efektif.
Google Ads itu bukan mesin judi. Ini adalah mesin yang bisa lo setir, asal lo tau di mana letak persneling dan remnya. Filter adalah salah satu tuas kontrol paling penting.
Berhenti jadi “korban” algoritma. Ambil alih kendali. Perlakukan campaign lo kayak seorang koki profesional yang menyortir bahan terbaik, bukan kayak orang yang asal cemplungin semua ke panci.
Sekarang tugas Lo adalah:
Buka akun Google Ads lo. Coba satu per satu dari 6 cara di atas. Lihat sendiri berapa banyak “kerikil” dan “ampas” yang selama ini ikut lo masak.
Selamat bersih-bersih dan siap-siap lihat budget iklan lo jadi lebih sehat!
